Kamis, 29 November 2012

TIPS BERKOMUNIKASI DENGAN ORANG TUA

TIPS BERKOMUNIKASI DENGAN ORANG TUA 


Pernahkah kamu mengalami kesulitan ketika mau mengungkapkan sesuatu kepada kedua orang tuamu ? Atau pernahkah kamu merasakan orang tua kamu gak mengerti keinginanmu ? Apakah kamu pernah bertengkar dengan orang tuamu karena kamu merasa orang tuamu gak mengerti perasaanmu ?. Sehingga kamu merasa bingung, mau bohong salah, jujur maalah dimarahin. Akhirnya kamu merasa begitu kesal sama orang tuamu. Usia remaja merupakan usia yang serba tanggung. Dibilang anak-anak jelas bukan, dibilang dewasa belum juga. Di usia ini, kamu pasti tidak mau dibilang anak kecil, kamu ingin keberadaan kamu, ide dan pemikiran kamu dihargai. Kamu paling tidak mau dikatakan “Kamu tidak boleh” atau “Jangan melakukan ini” tanpa penjelasan yang masuk akal. Inginnya kamu merasa bebas karena merasa sudah dewasa dan bisa menentukan sendiri keinginanmu. Pada dasarnya orang tuapun menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Namun memang tidak semua orang tua bisa mendengarkan, menghargai dan memahami perasaan anak-anaknya. Hal ini bisa jadi karena orang tua didik secara otoriter saat dia masih muda, dan akhirnya dia mendidik kamu seperti itu pula. Dan akhirnya itu juga demi kebaikan kita karena pada dasarnya orang tua sering khawatir dan cemas sesuatu terjadi pada anaknya. Terus sekarang bagaimana supaya orang tua kita mau mengerti maksud dan tujuan kita ? Dan ini sebetulnya ini bukan termasuk perkara yang sulit akan tetapi tidak pula mudah. Tetapi ingat, selagi niat kamu baik, aktivitas kamu positif, menjalin hubungan yang baik pula dengan orang tua dan bisa menjaga kepercayaan mereka, menaklukan hati orang tua bukan perkara sulit ko. Berikut ini cara komunikasi agar orang tua bisa memahami dan mendengarkan perasaan kita : 
1. Pahami Perasaan Orang tuamu Pahami perasaan orang tuamu sekalipun kamu sebel diomelin terus sepanjang hari, tujuannya adalah untuk kebaikan dan masa depanmu sendiri. Orang tua sudah dewasa dan punya pemikiran tertentu, pahami pikiran mereka, maka kamu akan tahu maksud dan tujuan mereka.

2. Cari waktu yang tepat dan lihat situasi serta kondisi mereka
Sebelum kamu menyampaikan uneg-uneg kamu, lihat dulu situasi dan kondisi mereka. Apa mereka lagi senang ? Santai ? Atau lagi pusing karena beban pekerjaan dikantor atau di rumah tangga ? Jika mereka lagi lelah dan stress, lebih baik kamu menghindari sesaat. Tunggu jika ortu mulai merasa rileks, jangan menambah beban mereka.
3. Lakukan kegiatan yang bisa dilakukan bersama
Kamu bisa melakukan kegiatan bersama seperti makan bersama keluarga kemudian mulailah perbicangan ringan, sebelum menyampaikan maksud dan tujuanmu.
4. Sampaikan dengan nada yang baik
Niat baik kalau disampaikan secara memaksa atau mendesak, dengan nada keras tentunya berbeda jika disampaikan dengan nada lembut. Nah, cobalah sampaikan niat kamu dengan kata-kata dan nada yang halus. Jangan menyinggung perasaab mereka.
5. Dengarkan mereka
Apapun reaksi mereka, jangan terpancing emosi. Coba dengar pendapat mereka, hargai pendapat mereka juga. Jika ingin menyela, tunggu sampai mereka selesai berbicara.
6. Yakinkan mereka bahwa kamu bisa dipercaya
Setelah itu apa tindakanmu ? Kamu memilih aktivitas yang dapat membantu mengembangkan potensimu, jadi butktikan kepada orang tua bahwa pilihanmu tidak salah dan yakinkan kamu benar-benar bisa menjaga kepercayaay mereka. Jangan lupa belajar dan tetap menjaga diri dari pergaulan negatif.

Sumber : www.mjeducation.com

Inspirational Quotes

“Bagi yang serius ingin memperbaiki diri pasti akan selalu senang dan bersyukur ketika mendapatkan kritik, saran dan koreksi dari orang lain”

“Semuanya akan lebih mudah jika kita menerima apa yang terjadi pada diri kita dan ikhlas serta melihat ke depan apa yang bisa kita wujudkan di masa depan”

0 komentar:

Poskan Komentar